Batang Hari — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari melaksanakan Rapat Koordinasi dan Deklarasi Penandatanganan Pesantren Ramah Anak Se-Kabupaten Batang Hari sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen penyelenggaraan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Batang Hari tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi serta komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di lingkungan pesantren, sesuai dengan amanah peraturan perundang-undangan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian arahan serta penguatan komitmen terkait penyelenggaraan pesantren yang mengedepankan prinsip perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak.
Pembacaan Deklarasi
Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah pembacaan Deklarasi Pesantren Ramah Anak yang dipandu langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, H. Zeifni Ishaq, M.H.I.
Pembacaan deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Kementerian Agama dan seluruh pesantren di Kabupaten Batang Hari untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak, memberikan rasa aman, serta mencegah berbagai bentuk kekerasan dan perlakuan yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak.
Deklarasi ini juga diharapkan menjadi landasan bagi pesantren untuk terus melakukan penguatan tata kelola pendidikan dan pengasuhan yang berorientasi pada keamanan, kenyamanan, penghormatan terhadap martabat, serta pemenuhan hak-hak peserta didik.
Penandatanganan Deklarasi
Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi secara simbolis oleh KH. Parlindungan Hasibuan dan Kyai M. Syahri Romadon, S.Pd.\
Penandatanganan simbolis tersebut menjadi representasi komitmen bersama para pimpinan pesantren untuk mendukung terwujudnya pesantren yang ramah anak di Kabupaten Batang Hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pesantren dapat terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak, serta membangun budaya pendidikan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Rapat koordinasi dan deklarasi tersebut sekaligus menjadi langkah bersama dalam membangun lingkungan pesantren yang tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan adanya deklarasi ini, Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari bersama seluruh pesantren diharapkan dapat menjaga komitmen dan mengimplementasikan prinsip Pesantren Ramah Anak dalam kehidupan dan penyelenggaraan pendidikan sehari-hari.
HUMAS Media Darsya