BATANG HARI, Senin (26/10/2026) – Semangat mencintai ilmu agama dan melestarikan tradisi keilmuan Islam ditunjukkan oleh empat santri Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah yang mengikuti Lomba Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Kabupaten Batang Hari Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Oktober 2026, ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026.
Keikutsertaan para santri dalam ajang MQK ini menjadi wujud nyata komitmen Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah dalam membina generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap khazanah keilmuan para ulama. Melalui kompetisi ini, para santri mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan membaca, memahami, dan mendalami kitab kuning sebagai warisan intelektual Islam yang terus relevan sepanjang zaman.
Lebih dari sekadar perlombaan, MQK menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan hasil pembelajaran di pesantren sekaligus menguji kemampuan, ketekunan, dan kesiapan dalam berkompetisi secara sehat. Keikutsertaan empat santri Darusy Syafiiyah juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, memperluas pengalaman, serta memotivasi santri lainnya agar semakin giat mempelajari kitab-kitab klasik karya para ulama.
Momentum peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab tantangan zaman. Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah berharap keikutsertaan dalam Lomba MQK Tingkat Kabupaten Batang Hari ini menjadi langkah positif dalam melahirkan generasi santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, dan siap memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
HUMAS Media Darsya