Lewati ke konten utama
Darusy Syafiiyah - Jambi

Dari Pesantren untuk Masa Depan, Darusy Syafiiyah Ikuti Pelatihan AI FKPP Kabupaten Batang Hari

Dari Pesantren untuk Masa Depan, Darusy Syafiiyah Ikuti Pelatihan AI FKPP Kabupaten Batang Hari
14 Jul 2026 admin@webma.com Berita, Humas

Batang Hari – Komitmen Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi kembali ditunjukkan melalui partisipasinya pada Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Batang Hari, Selasa (14/7/2026), bertempat di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Kabupaten Batang Hari.


Dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah mengutus dua orang perwakilan untuk mengikuti pelatihan bersama 101 peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Batang Hari. Kehadiran delegasi Darusy Syafiiyah menjadi bagian dari upaya pesantren dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital di era modern.


Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung pembelajaran, penyusunan bahan ajar, administrasi pesantren, pembuatan laporan, hingga pengelolaan berbagai program dan kegiatan secara lebih efektif, efisien, dan produktif.


Ketua FKPP Kabupaten Batang Hari menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan mendorong para pimpinan dan guru pondok pesantren agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijaksana sebagai instrumen pendukung peningkatan mutu pendidikan, tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh pesantren.


Sementara itu, Ketua FKPP Provinsi Jambi memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini merupakan terobosan penting karena menjadi pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence pertama yang dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren tingkat Provinsi Jambi.

"Kami berharap program ini terus berkembang dan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten maupun kota lainnya. Mari bersama-sama mengangkat eksistensi pesantren agar mampu bersaing dan tidak tertinggal dari lembaga pendidikan lainnya," ujarnya.


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari yang hadir mewakili Bupati Batang Hari. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesantren harus mampu menjadi pelopor dalam menghadapi transformasi digital.

"Pesantren di Kabupaten Batang Hari tidak boleh tertinggal. Pesantren harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, secanggih apa pun Artificial Intelligence dan algoritma yang berkembang, AI tidak akan pernah menggantikan peran seorang guru. AI hanyalah alat, sedangkan pengendalinya tetap hati, akhlak, dan kebijaksanaan manusia," tegasnya.


Bagi Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah, keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung transformasi digital pendidikan pesantren. Melalui bekal pengetahuan yang diperoleh, para utusan diharapkan mampu mengimplementasikan pemanfaatan Artificial Intelligence secara bertanggung jawab untuk mendukung inovasi pembelajaran, meningkatkan efektivitas tata kelola pesantren, serta memperkuat kualitas layanan pendidikan.


Partisipasi aktif dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah siap menjadi pesantren yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan tradisi kepesantrenan sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


HUMAS Media DARSYA


Bagikan: